PENGERTIAN KOPERASI DAN JENIS-JENISNYA


Koperasi

Koperasi adalah organisasibisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomirakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Contoh-contoh koperasi di luar negri :

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/3d/CloyneCt1.jpg/220px-CloyneCt1.jpg

Cloyne Court Hotel, koperasi di Berkeley, Amerika Serikat

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/fb/ScotmidCoop200411_CopyrightKaihsuTai.jpg/220px-ScotmidCoop200411_CopyrightKaihsuTai.jpg

Koperasi konsumen di Inggris membentuk pergerakan koperasi internasional yang pertama

Prinsip Koperasi

Di dalam Undang-Undang RI No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian disebutkan pada pasal 5 bahwa dalam pelaksanaannya, sebuah koperasi harus melaksanakan prinsip koperasi. Berikut ini beberapa prinsip koperasi.
1.      Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka.
2.      Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis.
3.      Sisa hasil usaha (SHU) yang merupakan keuntungan dari usaha yang dilakukan oleh koperasi dibagi berdasarkan besarnya jasa masing-masing anggota.
4.      Modal diberi balas jasa secara terbatas.
5.      Koperasi bersifat mandiri.


Jenis-jenis Koperasi

a.       Koperasi berdasarkan jenis usahanya

1)      Koperasi Jasa
Kopaja merupakan koperasi penyedia jasaangkutan.
Berikut ini adalah tujuan koperasi kredit.
a)      Mendidik anggotanya agar hemat dan gemar menabung.
b)      Membebaskan anggotanya dari jeratan rentenir.
c)      Membantu memperbaiki keadaan ekonomi anggota dengan memberipinjaman dengan bunga rendah dan mudah.
Keanggotaan koperasi simpan pinjam bebas bagi semua orang yangmemenuhi untuk menjadi anggota koperasi dan mempunyai kepentingan yangsama. Contohnya, koperasi simpan pinjam dengan anggota petani, koperasisimpan pinjam dengan anggota nelayan, dan sebagainya.

2)      Koperasi Serba Usaha
Koperasi serba usaha adalah koperasi yang menyediakan berbagaimacam kebutuhan ekonomi, baik dibidang produksi, konsumsi, perkreditanmaupun jasa.Dalam rangka meningkatkan produksi dan kehidupanmasyarakat di daerah pedesaan, pemerintah menganjurkan pembentukanKoperasi Unit Desa (KUD).KUD merupakan koperasi serba usaha, dimanaanggota-anggotanya mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama.KUD mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut.
a.       Perkreditan.
b.      Penyediaan dan penyaluran sarana produksi pertanian dan keperluanhidup sehari-hari.
c.       Pengolahan dan pemasaran hasil pertanian.
d.      Pelayanan jasa-jasa lainnya.
e.       Melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi lainnya.Koperasi jasa adalah koperasi yang bergerakdi bidang penyediaan jasa tertentu bagi paraanggota maupun masyarakat umum, sepertikoperasi angkutan, koperasi jasa audit, koperasiperumahan, koperasi asuransi, dan lainnya.

DiJakarta terdapat KOPAJA yang terkenal denganpenyediaan jasa angkutan bagi masyarakat.Para pengusaha angkutan yang terhimpundalam KOPAJA bekerjasama mengadakan sukucadang kendaraan bagi para anggota dengantujuan untuk memperkuat daya tawar sertamenghindarkan persaingan yang tidak sehat diantara mereka.



3)      Koperasi Simpan Pinjam (KSP)
adalah koperasi yang memiliki usaha tunggal yaitu menampung simpanan anggota dan melayani peminjaman. Anggota yang menabung (menyimpan) akan mendapatkan imbalan jasa dan bagi peminjam dikenakan jasa. Besarnya jasa bagi penabung dan peminjam ditentukan melalui rapat anggota.Dari sinilah, kegiatan usaha koperasi dapat dikatakan “dari, oleh, dan untuk anggota.”
4)      Koperasi Konsumsi
adalah koperasi yang bidang usahanya menyediakan kebutuhan sehari-hari anggota. Kebutuhan yang dimaksud misalnya kebutuhan bahan makanan, pakaian, perabot rumah tangga.

5)      Koperasi Produksi
Koperasi produksi adalah koperasi yang bidang usahanya membuat barang (memproduksi) dan menjual secara bersama-sama.Anggota koperasi ini pada umumnya sudah memiliki usaha dan melalui koperasi para anggota mendapatkan bantuan modal dan pemasaran.


b.      Koperasi berdasarka Tingkatannya

Koperasi dibedakan berdasarkan tingkatannya, artinya pengelompokankoperasi berdasarkan luas sempitnya wilayah yang dijangkau oleh suatu badanusaha koperasi dalam melayani kepentingan anggotanya atau masyarakat.Berdasarkan tingkatan organisasi koperasi, maka koperasi dapatdibedakan menjadi empat tingkatan berikut ini.


1)      Koperasi Primer
Koperasi primer adalah koperasi yang beranggotakan orang-orang danbiasanya didirikan pada lingkup kesatuan wilayah terkecil.Untuk mendirikankoperasi ini minimal beranggotakan 20 orang yang telah memenuhi syarat-syarat keanggotaan yang ditentukan dalam undang-undang.Contohnya,Koperasi Primer Kepolisian (Primkoppol).

2)      Pusat Koperasi
Pusat koperasi adalah koperasi yang beranggotakan minimal 5 buahkoperasi primer yang berbadan hukum.Daerah kerja koperasi pusat adalahdaerah tingkat II (tingkat kabupaten). Contohnya, Pusat Koperasi Unit Desa(Puskud), Pusat Koperasi Kepolisian (Puskoppol), Pusat Koperasi AngkatanDarat (Puskopad).



3)      Gabungan Koperasi
Gabungan koperasi adalah koperasi yang anggotanya paling sedikit 3(tiga) buah pusat koperasi yang berbadan hukum.Gabungan koperasi inidaerah kerjanya adalah daerah tingkat I (tingkat propinsi). Contohnya, GabunganKoperasi Batik Indonesia (GKBI), Gabungan Koperasi Kepolisian (Gabkoppol).

4)      Induk Koperasi
Induk koperasi adalah koperasi yang beranggotakan paling sedikit 3buah gabungan koperasi yang berbadan hukum.Induk koperasi ini daerahkerjanya adalah Ibukota Negara RI (tingkat nasional). Fungsi koperasi indukadalah sebagai penyambung lidah koperasi-koperasi yang menjadi anggotanya,dalam berhubungan dengan lembaga-lembaga nasional yang terkait dengantingkat nasional dan internasional. Contohnya, Induk Koperasi Pegawai(IKP), Induk Koperasi Karyawan (Inkopkar).Jenis koperasi berdasarkan tingkatannya apabila dibentuk bagan sebagaiberikut.


 
c.       Koperasi berdasarkan Lapangan Usahanya

Menurut lapangan usahanya, koperasi dibedakan menjadi berikut ini.

1)      Koperasi Ekstraktif
Koperasi ekstraktif adalah koperasi yang melakukan usahadengan menggali atau memanfaatkan sumber-sumber alamsecara langsung tanpa atau dengan sedikit mengubah bentukdan sifat-sifat sumber alam tersebut.Contohnya, koperasi yangmelakukan usaha pendulangan emas, usaha pengumpul batu kali.

2)      Koperasi Pertanian
Koperasi pertanian adalah koperasi yang melakukan usahaberkaitan dengan komoditi pertanian tertentu.Koperasi pertanianini biasanya beranggotakan para petani maupun buruh tani danlainnya yang mempunyai sangkut paut dengan usaha pertanian.Contohnya, koperasi karet, koperasi tembakau, koperasi cengkih.



3)      Koperasi Peternakan
Koperasi peternakan adalah koperasi yang berhubungandengan peternakan tertentu.Koperasi peternakan biasanyaberanggotakan para pemilik ternak dan para pekerja yangberkaitan secara langsung dengan usaha peternakan. Contohnya,koperasi susu (dari sapi perah), koperasi unggas.

4)      Koperasi Industri dan Kerajinan
Koperasi industri dan kerajinan adalah koperasi yang melaku-kan usaha di bidang industri atau kerajinan tertentu yang kegiatan-nya berkaitan dengan usaha pengadaan bahan baku menjadibarang jadi maupun barang setengah jadi, dan usaha pemasaranhasil produksi. Contohnya, koperasi batik, koperasi kulit.

5)      Koperasi Jasa
Koperasi jasa adalah koperasi yang mengkhususkan usahanyadalam menyediakan jasa tertentu.Contohnya, koperasi jasaangkutan, koperasi jasa audit.

d.      Koperasi berdasarkan Fungsionalnya

Koperasi dibedakan menurut fungsionalnya, artinya berdasarkanpekerjaan atau profesi anggota. Koperasi berdasarkan fungsional sebagai berikut :
1.      Koperasi Unit Desa (KUD)
adalah koperasi yang beranggotakan masyarakat pedesaan.. Koperasi ini melakukan kegiatan usaha ekonomi pedesaan, terutama pertanian. Untuk itu, kegiatan yang dilakukan KUD antara lain menyediakan pupuk, obat pemberantas hama tanaman, benih, alat pertanian, dan memberi penyuluhan teknis pertanian.

2.      Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI)
Koperasi ini beranggotakan para pegawai negeri. Sebelum KPRI, koperasi ini bernama Koperasi Pegawai Negeri (KPN). KPRI bertujuan terutama meningkatkan kesejateraan para pegawai negeri (anggota).KPRI dapat didirikan di lingkup departemen atau instansi.

3.      Koperasi Sekolah
Koperasi Sekolah memiliki anggota dari warga sekolah, yaitu guru, karyawan, dan siswa.Koperasi sekolah memiliki kegiatan usaha menyediakan kebutuhan warga sekolah, seperti buku pelajaran, alat tulis, makanan, dan lain-lain.Keberadaan koperasi sekolah bukan semata-mata sebagai kegiatan ekonomi, melainkan sebagai media pendidikan bagi siswa antara lain berorganisasi, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kejujuran.

Berdasarkan statushukumnya, permodalankoperasi diatur dalampasal 41 Undang-Undang Nomor 25Tahun 1992 tentangPerkoperasian.

1.      Modal Sendiri

a.       Simpanan Pokok
Simpanan pokok yaitu sejumlah uang yang sama besarnyadan wajib dibayarkan oleh anggota kepada koperasi pada saatmasuk menjadi anggota. Simpanan pokok tidak dapat diambilselama yang bersangkutan masih menjadi anggota.

b.      Simpanan Wajib
Simpanan wajib adalah sejumlah simpanan tertentu yangtidak harus sama besarnya dan wajib dibayar oleh anggota kepadakoperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu. Simpanan wajib tidak dapatdiambil kembali selama yang bersangkutan masih menjadi anggota.
c.       Dana Cadangan
Dana cadangan adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihansisa hasil usaha, yang digunakan untuk memupuk modal sendiri dan untukmenutup kerugian koperasi bila diperlukan.Dana cadangan koperasi tidak boleh dibagikan kepada anggota, meskipunterjadi pembubaran koperasi. Pada masa pembubaran dana tersebut digunakanuntuk menyelesaikan utang-utang koperasi, kerugian-kerugian koperasi,biaya-biaya penyelesaian, dan sebagainya.
d.      Hibah
Hibah adalah suatu pemberian atau hadiah dari seseorang yang berupaharta kekayaan baik berupa benda bergerak maupun benda tetap.

2.      Modal Pinjaman

Modal pinjaman koperasi dapat berasal dari simpanan sukarela (anggota),utang koperasi lainnya, utang bank, dan lembaga keuangan lainnya, utangobligasi, dan surat utang lainnya.
 
 

Referensi


http://fahrikurniawan.blogspot.com/2012/01/rangkuman-materi-ekonomi-koperasi.html

0 komentar: